Nyi Sapnah kembali bangkit untuk melancarkan serangan berikutnya. Kali ini dia akan habis-habisan melawan kami. Jin jelmaan beruk atau mungkin dia lebih tepat dibilang kiriman yang kuat dibandingkan lawan-lawan kami sebelumnya, selalu muncul dalam benak, pikiran dan mimpi-mimpi kami. Agar dia bisa melemahkan dan menggoyahkan iman, juga mencari cela sedikit demi sedikit. Malam itu saat kami akan berkunjung ke padepokan abah Burhan, banyak sekali halangan yang membuat kami untuk tidak pergi ke sana. Aga menjemput ku ke rumah dan seperti biasa kami akan datang ke rumah Yusuf dulu. Namun rupanya Yusuf hari itu tidak bisa ikut ke padepokan karena istrinya masih sakit-sakitan, tidak sakit parah, tapi dia untuk sementara harus menemaninya, karena bawaan bayi yang ada dalam perut istrinya. Tapi Yu

