Disinilah sekarang Rammon berada, di sebuah bangunan kosong yang terletak di pinggiran kota. Menghadap sesosok pria, dengan kedua tangan terikat, seraya bersujud dengan kedua lututnya. "Ram, maaf kan aku....tolong maafkan aku," tangis pria yang tak lain adalah Romi tersebut, sungguh ia sangat menyesali perbuatannya. Ia masih berharap bisa mendapat ampunan dari pria yang berdiri di hadapannya ini. Ia berjanji jika ia akan memperbaiki perbuatan nya, ia akan kembali kepada keluarga kecilnya yang sempat ia tinggalkan demi wanita iblis itu. Rammon hanya tersenyum getir, ia sebenarnya begitu menyayangkan kekilafan pria bodoh ini. Tapi tidak mudah bagi nya untuk memberikan ampunan. "Aku tak menyangka jika dirimu bisa berbuat sepicik ini. Kau tega meninggalkan istri dan putrimu hanya untuk me

