60

1095 Kata

"Aku tidak tahu apa Davion pernah bercerita tentangku atau tidak, tapi aku datang murni untuk mengucapkan terima kasih dan maaf." Sorot matanya menyapu lirih pada nisan yang terbuat dari logam dengan ukiran nama mereka. Masing-masing guci memiliki namanya sendiri. Termasuk keluarga Davion dalam satu baris sama. "Terima kasih karena telah memberinya cinta sampai dia remaja. Mendengar beberapa singkat ceritanya tentang masa lalu, aku berpikir dia beruntung sedangkan aku tidak. Dan terbesit rasa iri. Kalian membesarkan anak yang baik." Kepalanya tertunduk sesaat setelah menarik napas. "Dan maaf karena kehadiranku membuatnya berubah. Aku mungkin bukan perempuan baik. Diriku terlalu banyak cela yang bisa membuatnya terluka. Walau aku ingin membuatnya menjauh, sisi lain dari diriku menolak k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN