43

1553 Kata

Suasana kompleks yang sepi menambah kesan mencekam. Ketika lampu-lampu jalan menyala terang, kesan aman itu belum juga muncul. Tapi semua terkikik sempurna kala mobil berhenti tepat di depan mansion mewah dengan gerbang baja menjulang tinggi bak benteng istana. Kemampuan mengemudinya masih ada meski surat izinnya sudah satu tahun mati. Davion tidak lagi terbiasa menyetir. Terkecuali kalau mendesak. Dan sekarang, dia mengemudi Lexus mahal milik Amara. Tidak bisa membayangkan biaya perawatan atau pengobatan saat mobil mahal ini tergores tiang jalan atau tembok sempit gang rumahnya. Amara melepas sabuk pengaman tanpa berpikir panjang. Melirik jam di layar ponsel dan mendesah pendek. Ketika salah seorang membuka gerbang rumahnya, alis Amara bertaut. "Selamat malam, Nona Amara." "Malam." Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN