Hilang Dalam Sekejap

1252 Kata

Pagi hari di Jakarta terlihat biasa. Matahari muncul dari balik langit mendung, dan udara terasa lebih lembap dari biasanya. Di salah satu apartemen elit, Diana memulai harinya seperti biasa. Ia bangun sebelum matahari terbit, melakukan sedikit peregangan, lalu mencium pipi kecil Jasmine yang masih tertidur lelap dalam balutan selimut bayi warna pastel. Seperti biasa, Diana mandi dan bersiap untuk bekerja. Ia memilih blouse putih gading dan celana panjang high-waist biru tua. Rambutnya dikuncir rendah, wajahnya terlihat segar meskipun sempat kurang tidur. Saat Mbok datang untuk menjaga Jasmine, Diana menyerahkan daftar kebutuhan kecil untuk Jasmine sebelum mencium kening anaknya dan meninggalkan apartemen. Pagi itu terasa biasa. Normal. Terlalu normal. Di dalam mobil Jeep hitam kesaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN