Bima terlihat serius dengan pekerjaannya. Ia bahkan melewatkan jam makan siang karena pekerjaan yang memang benar-benar menumpuk. Menurut informasi dari beberapa karyawan, ini semua terjadi karena kelalaian Chandra sebelum Bima menjabat sebagai CEO. Tak heran jika Endry mengganti posisi Chandra. Bima benar-benar pusing dengan berkas yang menumpuk di mejanya. Tidak ada habisnya. Bahkan laporan keuangan juga sangat berantakan dan tidak balance. Hal ini tentunya membuat Bima semakin kewalahan. Ia takut nantinya dituduh korupsi dana perusahaan. Apalagi investor di perusahaan tersebut cukup banyak dan memang pengusaha kaya raya. Jika Bima melakukan kesalahan sedikit saja, bisa berakibat fatal nantinya. "Hadeuh! Pusing banget aku," gerutu Bima. Pria tersebut membuka beberapa lembaran berkas da

