Bab 73

1160 Kata

Bima, Endry dan Chandra sudah kembali dari pemakaman Airin. Mereka bertiga berkumpul di ruang tamu. Bima terpaksa ikut ke rumah mendiang Bisma untuk sementara waktu sampai Endry dan Chandra kembali tenang. Saat mendengar berita buruk itu, Bima benar-benar syok dan langsung meninggalkan pekerjaannya. Ia juga membantu Endry dan Chandra untuk mengurus jenazah Airin dan pemakamannya. Bima masih tidak menyangka Airin akan pergi dengan cara tragis seperti itu. Padahal Bima terus berdoa untuk kesembuhan Airin, namun Tuhan berkata lain. "Kalian yang sabar ya," ucap Bima. Endry mengangguk. "Iya, Bim. Makasih ya udah bantuin kita buat ngurusin semuanya." "Iya, Kak Bima. Makasih juga karena udah mau maafin kesalahan Nenek ya," sahut Chandra. Bima tersenyum sambil mengacak rambut Chandra. "Iya sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN