Di kediaman Endry, tampak Chandra menghempaskan barang pecah belah di kamarnya sendiri. Kekesalan Chandra atas kepergian Denisa pun membuatnya tidak dapat mengendalikan diri. Chandra terus menyalahkan Bima karena menyebabkan Denisa meninggal. Padahal, Bima juga tidak tahu kalau Denisa memiliki penyakit kronis. Sementara Endry yang baru saja pulang dari rumah sakit, mendadak terkejut mendengar suara gaduh dari dalam kamar Chandra. Ia menghampiri kamar adiknya dan berulang kali memanggil Chandra dari luar. Tapi Chandra seakan tuli dengan panggilan tersebut. "Chandra, buka pintunya!" teriak Endry. Suara teriakan Endry tetap tidak diindahkan oleh Chandra. Pria tempramental itu terus saja menghancurkan isi kamarnya, sampai akhirnya Endry berhasil mendobrak pintu kamar secara paksa. "Chandra!

