BAB 15 — Setelah Segalanya Runtuh

304 Kata
BAB 15 — Setelah Segalanya Runtuh Sudah tiga bulan sejak sistem hilang. Hidup Reyhan kembali sederhana: bangun pagi, kuliah, makan hemat di warteg, pulang naik angkot. Tidak ada notifikasi di kepala, tidak ada kekuatan aneh, tidak ada suara dari ruang lain. Tapi… justru itu yang membuat semuanya terasa utuh. Dan yang paling penting: Raine ada di sampingnya. Bukan lagi entitas bayangan. Bukan mimpi. Tapi manusia. Ia suka duduk diam di perpustakaan sambil memegang buku yang tak ia baca. Ia suka mencatat nama-nama orang di jalan yang ia lihat… “Biar gak lupa kalau dunia ini nyata,” katanya. Reyhan tersenyum tiap kali melihatnya. Ia tidak pernah berpikir cinta akan datang dari sistem yang diciptakan untuk menguji manusia. Tapi ternyata, dari ujian yang paling menyakitkan… datang orang yang paling berarti. Hingga suatu sore... Langit berubah aneh. Awan-awan terbuka sedikit — bukan hujan, bukan badai. Tapi seolah langit itu… menatap. Dan tiba-tiba, Reyhan mendengar satu bunyi kecil di telinganya. > klik Bukan suara sistem. Bukan suara Raine. Hanya… satu detik suara aktif, seperti tombol hidup yang ditekan kembali setelah lama mati. Reyhan terdiam. Jantungnya berdetak lebih cepat. Ia menatap ke sekeliling. Semua orang berjalan seperti biasa. Tak ada yang berubah. Tapi ia tahu. Ada yang bangun. Di rumah, ia memeriksa HP-nya. Layar gelap. Tapi di pojok kanan atas… satu ikon asing muncul. Bukan aplikasi. Bukan notifikasi. Hanya satu simbol: 🔄 "REBOOT" --- Di tempat lain — ruang kosong, putih, tanpa dinding — seorang anak kecil duduk menghadap sebuah layar. “Subjek 018 telah memilih cinta,” kata suara dari atasnya. Anak kecil itu — bermata biru seperti kristal pecah — menoleh. “Lalu?” “Lalu… sistem akan mulai ulang. Kali ini, bukan untuk Reyhan.” “Untuk siapa?” Anak itu tersenyum. > “Untuk dia… yang seharusnya tidak ada.” “Raine.” ---
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN