Beberapa hari kemudian, ketujuh anggota geng luoji memutuskan untuk bertemu kembali. Mereka bertemu di jalanan tempat anak-anak yang biasanya dikunjungi itu tinggal. Selain membantu anak-anak itu belajar, mereka juga ingin membahas tentang angka selanjutnya dari kode yang diminta. Dua jam sudah berlalu. Kegiatan membantu anak-anak pun sudah selesai. Kini, mereka duduk di sebuah warung yang tidak jauh dari jembatan untuk membahas kepentingan bersama. Mereka duduk lesehan di lantai warung beralaskan tikar kuning, ditemani dengan teh hangat dan beberapa camilan hasil olahan ketela. “Kim, kamu sehat, kan, hari ini?” tanya Davin yang duduk di samping kanan Kim. Davin merasa ada hal yang aneh dari Kim. Wajahnya yang pucat, seakan orang yang sedang panas tinggi. “Baik. Aku sehat,” jawab

