35

1331 Kata

Artemis mendongak ketika pintu kamar sudah terbuka dan Angkasa masuk dengan langkah pelan. Semalam tidak terjad apa pun, setelah pembicaraan yang tentang hati keduanya memutuskan untuk tidur saling memunggungi. Artemis tertidur cukup cepat, begitu dia bangun Angkasa sudah tidak ada di sampingnya. "Kamu dari mana?" tanya Artemis setelah memastikan Angkasa sudah melepaskan earphone dan bisa mendengarnya dengan jelas. "Mencoba track jogging di sini," sahut Angkasa. Artemis memberikan pandangan intens sekaligus menyelidik. Dia menduga, bukan untuk berlari Angkasa turun saat jam masih ada di angka empat dan mengelilingi apartemen ini hingga berkeringat. Ada alasan lain, seperti menghindarinya... Artemis turun dari ranjang, lalu berjalan ke dapur melewati Angkasa yang terlihat masih berdiri d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN