Bb. 102

3740 Kata

Ghea dan Deo kini sedang dalam perjalanan menuju rumah Renata, Ghea benar-benar harus membawa sahabatnya agar tidak kembali terluka berulang kali, baginya sudah cukup penderitaan sahabatnya ketika berjuang mengandung Galang. "Mas, cepat Mas," kata Ghea ketika melihat dari kaca tengah bahwa mobil David menyusulnya. "Iya sayang, sabar," balas Deo sambil memfokuskan laju mobilnya. Ghea menyela, "Aku enggak akan biarin David nyakitin Renata lagi!" "Iya Ghe, aku dukung kamu, aku juga enggak nyangka kalau David akan kaya gitu," cetus Deo, Ghea kini terus melihat ke arah kaca spion dengan raut wajah khawatir dan emosi. Jalanan seolah kini menjadi laju balap antara 2 mobil tersebut, David berusaha untuk mendahului sahabatnya namun sangat di sayangkan Deo tidak memberi jalan. Hingga beberapa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN