Andrea keluar dari ruang pemeriksaan setelah Dokter Brata yang merupakan salah satu dokter spesialis jantung senior di Centra Medika datang. Andrea merasa ia harus menenangkan dirinya sendiri. Kenyataan tentang latar belakang Vania yang sebenarnya cukup membuatnya terpukul. Ketika Andrea sampai di lobby rumah sakit, terdengar suara seseorang memanggilnya. Andrea pun menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sumber suara yang memanggilnya. Pria sebayanya yang ada di ruangan pak Erik tadi, Daniel. Ia berlari kecil ke arah Andrea. Pria itu tampak ramah. "Anda Dokter Andrea kan?" tanyanya ramah. "Ya. Betul. Ada urusan apa lagi ya?" bingung Andrea. Jujur saja, ada yang mengganjal di hati Andrea saat berinteraksi dengan Daniel. Andrea merasa kurang suka dengan lawan bicaranya saat ini. Pada

