~TIGA PULUH TUJUH~

1272 Kata

Vania meletakkan sendoknya. Ia merasa tertohok oleh kata-kata yang baru saja terlontar dari mulut Andrea. "Padahal kamu terbiasa makan makanan yang jauh lebih baik dari ini. Tapi saya senang cara kamu menghargai masakan saya. Terima kasih." Beginikah sikap Andrea setelah ia tahu latar belakang keluarganya? Memang mustahil rasanya kalau Andrea sampai belum tahu. Setelah Daniel datang ke rumah sakit Centra Medika dan berkata akan menyelesaikan masalah yang telah terjadi, tentu saja semua orang akan langsung tahu siapa ia sebenarnya. Termasuk Andrea. "Nggak juga kok, Dok. Anda tahu sendiri kan saya cukup lama tinggal di luar rumah. Saya biasanya hanya makan makanan seadanya yang di jual ibu-ibu dekat kos saya." Vania. Andrea hanya menanggapinya dengan tersenyum tipis. 'Salah ya kalau aku b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN