24| Tak sabar

1324 Kata

24| Tak sabar Arjun menyipitkan mata ketika Tante Riris masuk ke rumah makan bersama perempuan muda yang memakai kerudung. Pikirannya melayang pada pembicaraan dengan Fashion semalam. Lelaki itu menampik semua ucapan Fashion bahwa Tante Riris berniat mencarikan ia jodoh. Barangkali gadis itu hanyalah salah seorang yang dahulu magang di butik dan datang bersilaturahmi. Bisa jadi dia perempuan untuk dicalonkan sebagai menantunya sendiri alias calon pacar Fashion Klein. Tebakan kedua lebih mendekati benar. Arjun memukul kepalanya sebab sempat mengingat ucapan Fashion. ”Di sini, Lin. Setiap hari makan masakan warung ini, tapi tidak pernah bosan. Kamu juga coba, deh, masakan di sini.” Tante Riris melakukan promosi terselubung. Arjun tersenyum sejak Riris melihat kepadanya dan berjalan ke ara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN