DDD 33 Sepi yang terpatri dalam ingatan dan menghadirkan rindu yang mendalam ♥ Edgar baru saja kembali dari kantor polisi bersama dengan Ari. Ari dimintai keterangan terkait apa yang menimpa Javier. “Kamu yakin sekali jika itu mobil Haris bukan?” tanya Edgar saraya menyandarkan tubuh di sofa. “Yakin sekali Pak. Saya lihat pak Javier tampak marah sekali setelah berbicara dengan pak Haris dan ini saya sempat mengambil ponsel pak Javier yang tercecer.” Ari berbaring di sofa panjang depan Javier. Pria itu tentu sangat lelah mengingat dari kemarin tak satu pun dari mereka tidur. Edgar memejamkan mata sejenak dan bernapas lega semoga saja ada petunjuk dari ponsel isi ponsel Javier. Edgar segera mengecek melalui laptopnya yang dihubungkan dengan peralatan canggih lainnya. Saat sedang berko

