23 : Warm

1594 Kata

"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Cobalah beberapa saat—" Rinjani langsung meletakkan ponselnya dengan kasar ke atas meja. Mendengus dan memaki dalam hati suara default dari operator. "Sialan," Sekalinya di telfon, Eh malah nggak aktif, begitu keluhnya. Bahkan Rinjani sudah melakukan pemanasan beberapa kali, memikirkan kalimat apa yang akan diucapkan begitu telefon diangkat. Detik selanjutnya, Rinjani menoleh karena suara derit pintu kamarnya terdengar; lalu menampilkan sosok Tara yang berdiri di ambang pintu. "Popcorn-nya udah jadi, tuh. Yuk! Nonton!" Rinjani mengangguk, mendesah pelan setalah menatap ponselnya yang tergeletak. Mungkin lain kali. Iya, lain waktu Rinjani akan berusaha menghubungi cowok itu. Meskipun otaknya terus mensugesti untuk b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN