"Ya ampun, Rin... Lo kemana aja?" "Lo sakit apa, sih? Sampe dua minggu absen?" "Gila, tugasnya pasti numpuk, tuh." "Rin, kok lo kayak orang linglung gitu, sih?" "Rinjani udah masuk sekolah?! Seriusan, Ih charger-an hp gue kebawa sama dia dua minggu lebih, astaga!" "Kata Pak Sapto jangan lupa kerjain makalah, Rin." "Lo udah mendingan? Sakit apa, sih?" "Kata Arsen lo di rawat, emang sakit apa?" Rinjani kebingungan menanggapi rentetan pertanyaan dan keluhan ketika pertama kali menginjakkan kaki di lantai kelas. Beberapa teman mengerubunginya seakan seperti anak hilang yang baru saja ditemukan. Kepalanya menoleh kesana kemari memandangi wajah teman-temannya yang terasa asing, padahal Rinjani hanya tidak melihat mereka sekitar dua mingguan. Tara yang memang berangkat bersama Rinjani la

