Dua Puluh Tiga

813 Kata

    Siska sedari tadi memperhatikan Jihan yang sudah cantik dengan dandanannya sedang mondar – mandir didalam kamar. "Lo kenapa sih, Han?" Tanya Siska yang sudah tidak sanggup menahan rasa penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Jihan.  Namun Jihan memilih mengabaikan Siska dan melanjutkan kegiatan anehnya.     "Heh!! Jangan gerak terus, ini gaun nanti rusak, duhh make up lo nanti rusak. Jihan! Jangan gerak terus deh." Kata Siska geram melihat Jihan yang terus bergerak.     "Apa sih, Mah?" Tanya Imran yang mendengar suara sang istri memarahi adiknya, ditangannya ada sebuah koper berukuran sedang milik Pandu.     "Jihan gak mau diem." Kata Siska sengit.     "Ya udah, biar aku urus, bawain buah yang udah dikupas ibu kesini." Kata Imran pada istrinya. Sepeninggal Siska, Imran mendekati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN