BAB 16 : Penawaran

2006 Kata
Pada umumnya, manusia akan cepat merasa lelah apabila terpapar Energi Yin dalam waktu yang lama. Namun, Zenon sama sekali tidak menunjukkan tanda – tanda kelelahan, dia bahkan merasa bisa menangani kasus hantu lain hari ini bila seandainya Fransisco memberikannya izin. Sayangnya, Fransisco Chevalier bersikeras tidak memperbolehkan Zenon menangani roh lagi karena takut ia bisa celaka jika terpapar lebih banyak Energi Yin. Meskipun tidak menangani kasus hantu lain, sesungguhnya Zenon tetap akan terpapar banyak Energi Yin selama Xena masih berdiri di sampingnya. Dalam pandangan seseorang yang mata batinnya terbuka, wajah Xena sepenuhnya ditutupi oleh asap hitam yang tebal. Kadang kala, Zenon bahkan harus menutup mata batinnya sendiri supaya bisa melihat wajah Xena dengan jelas. “Nona Archer, kamu pasti telah mengalami banyak kesialan dan dijauhi oleh banyak orag akhir – akhir ini.” Kata Zenon seraya mengambil kotak rokok dari dalam kantong celananya. “Kesialan? Aku tidak …” Ingatan Xena lantas terlempar ke saat – saat di mana dia kesulitan tidur setiap malam hanya karena selalu mendengarkan bisikan atau ketukan kasar pada jendelanya, semua orang yang ada di sekitar Xena juga tanpa sadar mulai menjauh satu – persatu. Memang tidak begitu terasa, tapi jika diperhatikan lebih seksama, Lidia Archer sudah jarang mengetuk pintu kamarnya saat jam makan, Adryan Archer tidak pernah lagi mengirimkan pesan kepada Xena saat ia bekerja, dan Helios akhir – akhir ini terus menyibukkan diri sehingga kedatangannya ke rumah dapat dihitung oleh jari, terakhir kali Helios menghubunginya juga sekitar dua minggu yang lalu. “Master Dominic, apakah aku terlihat setidak waras itu?” tanya Xena khawatir. Orang normal yang tidak bisa melihat hantu mungkin akan berpikir Xena sudah kehilangan akal dan tidak ingin mendekatinya lagi. Sebelum menjawab Zenon memantik rokok di tangannya, membiarkan asap mengepul di atas udara sebelum menghisapnya pelan, dia menghembuskan napas lega begitu nikotin terperangkap di dalam otaknya. “Semua orang yang berhubungan dengan paranormal memang tidak pernah dianggap waras, tapi bukan karena itu kamu dijauhi.” “Lalu kenapa?” “Itu karena orang biasa akan mudah merasa lelah apabila terus terpapar Energi Yin. Orang – orang di sekitarmu mungkin tidak menyadari, tapi mereka cenderung merasa tidak nyaman jika terlalu lama berada di sekitar kamu. Jangankan orang biasa, Shaman lain juga pasti akan selalu menjauh dari kamu.” Jawab Zenon dengan yakin. Saat mendengar perkataan Zenon, sontak Xena langsung menjauh dari Zenon. “Master Dominic juga tidak nyaman?” Zenon tertawa, “Tidak. Tidak. Aku tidak berkata begitu agar kamu menjauh. Aku mempunyai pertahanan yang tinggi terhadap Energi Yin, jadi tidak perlu khawatir.” Walau begitu, Xena tetap tidak mau mendekat lagi sampai akhirnya Zenon yang berjalan ke arahnya. “Tapi, Nona Archer seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan orang lain karena yang paling dirugikan di sini adalah Nona Archer sendiri.” “Aku adalah orang yang menyebarkan Energi Yin, bukankah seharusnya orang lain yang lebih kasihan?” Karena merasa menjelaskan dengan kata – kata tidak akan cukup, Zenon mengambil buku catatan kecil dan mulai menggambar dua buah lingkaran. “Anggap dua lingkaran ini sebagai hantu dan manusia.” Zenon menghitamkan satu lingkaran yang dianggap sebagai hantu. “Ketika seseorang menjadi roh gentayangan, seluruh tubuh mereka akan terisi oleh Energi Yin karena mereka bisa tertahan di dunia akibat dipenuhi oleh emosi yang negatif. Seperti gravitasi, Energi Yin yang lebih besar akan menarik Energi Yin yang lebih kecil. Dalam kasus hantu, mereka akan memakan emosi negatif milik manusia dan mengolah emosi negatif itu menjadi kekuatan. Semakin banyak Energi Yin yang dimiliki oleh hantu, maka semakin berbahaya pula mereka.” Xena tidak membalas karena sedang berusaha mencerna kata – kata Zenon. Pria itu lantas beralih pada lingkaran yang tidak diwarnai hitam. “Berbeda dengan hantu, tubuh manusia normal tidak hanya memiliki Energi Yin tapi juga Energi Yang. Jika Energi Yin adalah lambang dari kesialan dan kematian, maka Energi Yang adalah lambang dari keberuntungan dan kehidupan. Kita memiliki keduanya karena manusia tidak terikat pada satu takdir, kadang kala kita akan beruntung, tapi kadang juga bisa sial. Kadang kita akan bahagia, kadang bisa juga merasa sedih.” “Kedua energi itu harus seimbang. Jika seseorang terlalu banyak Energi Yang, maka dia bisa menyerap keberuntungan orang lain sehingga orang lain bisa kena sial karena kehadirannya. Kemudian, bila Energi Yin seseorang terlalu banyak, maka dia akan menyerap kesialan orang lain sehingga orang lain bisa mendapat keberuntungan tapi kamu yang harus menanggung kesialan mereka.” Jelas Zenon. Xena mengernyitkan keningnya saat dia berpikir keras. “Secara singkatnya, aku menjadi tumbal atas keberuntungan seseorang?” “Ya! Energi Yin-mu yang besar itu akan selalu menyerap Energi Yin orang lain. Dengan kata lain, Nona Archer akan selalu sial setiap saat.” Pantas saja akhir – akhir ini Xena merasa selalu sial, mulai dari Xie Jia yang baru bisa menemuinya setelah dua minggu, melupakan jimat penangkal saat ia pergi, dan sebelum ini hampir di makan oleh kumpulan hantu karena ditinggal sendirian oleh Felix. Ya, semua kesialannya pasti akibat dia menyerap kesialan orang lain. “Tapi, bukankah Master Dominic bilang jika Shaman juga mempunyai Yin yang lebih banyak sehingga bisa terhubung dengan dunia hantu?” “Memang, tapi sangat jarang ada Shaman yang mempunyai Energi Yin sebesar Nona Archer. Kebanyakan Shaman hanya kelebihan Yin sedikit, dengan membawa jimat penangkal saja sudah cukup untuk menghindari kesialan.” Beda hal nya dengan Xena yang masih bisa diganggu oleh hantu serta mendapatkan kesialan meski sudah memegang jimat penangkal dari Xie Jia. “Lalu apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mau terus terkena sial.” Panik Xena. Jika Xena masih ingin menjadi aktris, dia bisa dalam bahaya apabila terus menyerap kesialan aktris lain. Bisa – bisa Xena akan selalu tersandung skandal dan pamornya hancur dalam waktu beberapa tahun kedepan. Tidak, bisa saja pamornya akan hancur beberapa bulan lagi. “Jimat biasa tidak akan cukup untuk melindungi kamu sehingga kamu harus menggunakan benda keramat tingkat tinggi untuk menangkal kesialan dan menekan Energi Yin-mu.” Pandangan mata Xena langsung berbinar ketika Zenon menemukan solusi. “Kamu memiliki benda itu?” “Ada satu benda keramat yang efektivitasnya sangat tinggi. Selama kamu memakai benda itu, aku bisa menjamin tidak ada kesialan yang bisa diserap oleh tubuhmu.” “Berikan padaku! Aku pasti akan membayar berapa pun.” Zenon membuang putung rokok yang tinggal setengah ke tempat sampah, kemudian dia terkekeh pelan. “Benda ini terlalu berharga untukku, jadi tidak bisa dihargai dengan uang.” “Katakan saja jumlahnya, aku pasti akan langsung memberikannya.” Balas Xena. Dia yakin, Zenon berkata demikian karena ingin Xena menawar dengan harga tinggi. “Tidak bisa. Aku tidak menjualnya.” Balasan Zenon langsung membuat Xena kebingungan. Jika dia tidak bisa membayar dengan uang, maka untuk apa Zenon memberitahukan barang keramat itu kepadanya. “Tapi aku bisa mengajukan penawaran lain.” Kata Zenon tiba – tiba. Xena, “Apa itu?! Aku pasti akan melakukannya.” Pikir Xena, Zenon paling hanya akan meminta dibelikan barang mewah yang tidak ternilai harganya. “Bekerjalah sebagai shaman jika kamu ingin mendapatkan perlindungan.” Xena tercengang, “Kamu pasti bercanda! Bagaimana mungkin aku menjadi shaman?!” Permintaan yang Zenon utarakan terdengar sangat tidak masuk akal di pikiran Xena. Seumur hidupnya, dia selalu berpikir bahwa shaman atau paranormal itu adalah pekerjaan yang membuang – buang waktu. Lagipula, Xena ingin menjauhi hantu bukannya malah mendekati mereka. “Nona Archer memenuhi kualifikasi sebagai seorang shaman. Kamu bahkan bisa menyelami masa lalu mereka, kemampuan langkah ini sangat sia – sia bila kulepas begitu saja.” Zenon tersenyum tanpa dosa dan semakin membuat Xena kesal. “Master Dominic, meski aku telah melakukannya sekali bukan berarti aku ingin melakukannya lagi!” Xena menarik napas sebelum kembali mengomel, “Apakah kamu hanya mengambil kesempatan untuk memanfaatkanku?” Seketika Zenon terdiam, kemudian melangkahkan kaki sejauh tiga meter dari tempat Xena berdiri. “Di antara kita berdua, bukankah kamu yang paling banyak menerima manfaat dariku? Nona Archer, kamu bisa aman hingga sekarang hanya karena selalu berdiri di dekatku.” Sontak Xena mengedarkan pandangannya kesekeliling tempatnya berdiri dan mendapati ada belasan hantu mulai mengintip dari sela – sela dinding. Belasan hantu itu tersenyum lebar saat melihat Zenon tidak lagi berada di samping Xena. “Kesempatan! Aku mempunyai kesempatan untuk memakannya!” “Dia milikku! Aku harus memakannya supaya bisa naik tingkat.” “Kalian semua mundurlah! Aku yang akan memangsa wanita itu.” Seluruh bulu di tubuh Xena langsung berdiri, rasa menggigil menjalari tulang punggungnya, dan membuat dia gemetar selama beberapa saat. Tanpa adanya jimat dan Zenon di sebelahnya, maka Xena tidaklah lebih dari sebuah hidangan yang diletakkan di atas meja makan. Wajah – wajah hantu itu terlihat lebih menyeramkan daripada Diane. Ada hantu yang menenteng kepalanya sendiri di tangan, ada juga hantu yang seluruh permukaan kulitnya menghitam dan kering seperti korban kebakaran sehingga setiap kali dia melangkah, selalu ada lapisan kulit kering yang berjatuhan ke atas tanah. Hantu – hantu lainnya juga tak kalah menyeramkan, bahkan ada seorang hantu yang merayap di langit – langit kanopi seperti laba – laba. “Dalam situasi tanpa perlindungan seperti ini, kira – kira apa yang akan dilakukan oleh Nona Archer? Kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang hantu seperti para shaman, tidak juga mampu membuat jimat sendiri. Nona Archer, aku bisa memastikan kamu akan mati dalam waktu tiga hari tanpa meminta bantuan para shaman.” Ucapan Zenon terdengar seperti angin di telinga Xena. Ketakutan sudah menyelimuti diri Xena, jangankan memikirkan tindakan apa yang harus ia lakukan agar bisa selamat, untuk sekadar menggerakan kaki saja Xena tidak bisa. “Mas..ter Dominic, tolong.” Pinta Xena dengan gemetar. Alih – alih merasa iba, Zenon malah menertawakan Xena yang ketakutan. “Kamu akan hidup dengan kemampuan ini untuk selamanya. Jika terus meminta tolong, bagaimana kamu bisa bertahan hidup?” Omong kosong apa yang sebenarnya pria itu katakan?! Xena baru mendapatkan kemampuan ini selama beberapa minggu. Mustahil baginya untuk terbiasa melihat makhluk – makhluk mengerikan itu berada di sekitarnya. Baru saja Xena ingin berbicara lagi, dia dikejutkan oleh suara langkah berat yang dihasilkan dari sekelompok hantu. Mereka tengah berlari, merangkak, dan bahkan ada yang merayap ke arah Xena. Air liur menetes dari sudut bibir mereka seolah sedang melihat santapan yang lezat. Karena tidak bisa melarikan diri akibat kakinya terasa lemas. Xena berakhir berjongkok di atas permukaan lantai seraya menutupi kepalanya menggunakan tangan. “Berikan aku waktu untuk berpikir!” seru Xena. Srak! Sebelum tangan – tangan para hantu mampu menjamah Xena. Sebuah payung berwarna hitam terbuka, menjadi batas antara Xena dan para hantu sehingga membuat semua hantu yang masih meneteskan air liur itu berhenti seketika. Zenon turut berlutut di hadapan Xena, lalu melepaskan sebuah anting berliontinkan permata merah dari telinga kirinya dan memasangkan anting itu di telinga Xena. “Katakan di dalam hatimu, ‘Aku tidak ingin melihat mereka’, kemudian buka matamu setelah lima detik.” ‘Aku tidak ingin melihat mereka’ Xena mengulangi kalimat itu berulang kali seperti sedang merapelkan mantra dan kemudian membuka mata setelah lima detik berlalu. Begitu kelopak matanya terbuka, kedua pupil mata Xena mengecil akibat terkejut. Alih – alih melihat segerrombolan hantu, Xena hanya melihat area kosong yang luas, seolah – olah hantu yang sebelumnya Xena lihat hanyalah ilusi semata. “Kemana mereka pergi?” Xena memutar kepalanya, menatap wajah Zenon yang sedari tadi tersenyum. Saat menggerakan kepala, Xena baru sadar ada beban berat yang tergantung di telinga kirinya. Dia meraba benda tersebut dan menyadari bahwa Zenon telah memberikan salah satu antingnya kepada Xena sehingga kini pria itu hanya memakai satu anting di telinga kanan. “Aku akan memberimu waktu untuk berpikir selama tiga hari. Sampai hari itu, aku akan meminjamkanmu benda ini sebagai pelindung.” • • • • • To Be Continued 10 September 2021 Catatan : Agar tidak membuat bingung, aku akan merangkum penjelasan tentang Energi Yin dan Yang : Energi Yang (Energi positif / keberuntungan) • Hanya makhluk yang masih hidup saja yang memiliki Energi Yang. • Terlalu banyak Energi Yang akan membuat seseorang menyerap keberuntungan orang lain, tapi orang lain akan mengalami kesialan untuk menggantikan dirinya. Energi Yin (Energi Negatif / Kesialan) • Makhluk hidup dan roh mempunyai energi ini. • Seseorang akan menarik kesialan orang lain ke dalam dirinya sendiri apabila mempunyai Energi Yin terlalu besar.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN