Reira sedang berdiam diri di kamar, tidak berniat untuk keluar sama sekali, ia menunggu dan berharap semoga malam hari segera datang. Ia menatap dirinya sendiri di cermin rias, memperhatikan setiap detail wajahnya sendiri. Ia melotot saat matanya melihat sebuah kalung bertuliskan 'Bhatia' yang terkalung anggun di lehernya. Hatinya bertanya-tanya sejak kapan ia memakai ini dan siapa yang memakaikannya? Tangannya terulur ingin melepaskan kalung itu tapi ternyata kalung itu melekat sangat kuat, tidak bisa di lepaskan. Ia menyerah, menjambak rambutnya frustasi. "Hidup gue gini amat sih, gak sanggup gue lama-lama tinggal disini," ucap Reira sambil menatap benci pada dirinya sendiri di pantulan kaca. Tok..tok...tok Suara ketukan pintu terdengar, ada seseorang di luar kamarnya, ia menoleh k

