Sesampainya Deva dan Aksya di ruang rawat Raira. Mereka-Erland, Missha, Leona dan Aldo menatap takut kearah Deva. Aksya memegang bahu Deva pelan, berusaha untuk menenangkan Deva karena mungkin dia sedang emosi sekarang. Deva menyingkirkan tangan Aksya dari bahunya. "Saya tidak papa Aksya," ucap Deva pada Aksya. "Sebaiknya kalian pulang dulu, besok pagi kalian boleh mengunjungi Raira lagi," ucapnya lagi. "Tap-" Belum sempat Aldo mengeluarkan kata ketidaksetujuannya, Erland sudah menepuk bahunya untuk tidak berbicara lagi. Walau Aksya sudah berjanji kalau Deva tidak akan macam-macam pada mereka tapi tetap saja Deva adalah Deva, seseorang yang tidak ingin dibantah. "Baiklah tuan Deva, kami pulang dulu, makasih atas semuanya," ucap Erland ramah pada Deva. Leona memeluk Raira sebentar, wa

