Aksya menangis, memohon-mohon agar ia diampuni oleh Deva. Deva menatap Aksya dengan tatapan menyeramkan, seakan-akan Aksya adalah rivalnya. Kamar Aksya, mereka sekarang sedang berada di kamar Aksya. Aksya duduk di pinggir kasur sedangkan Deva duduk di sofa sambil melipat kaki kanan ke kaki kirinya. "Saya sudah berulang kali memberimu peringatan tapi kau sama sekali tidak pernah mendengar!" "Maaf kak,"lirih Aksya. "Mengertilah sedikit Aksya, kau sudah dewasa berilah contoh yang baik untuk Dion, Rey dan terutama Ara! Aku melarangmu karna aku peduli pada kesehatanmu, makanan itu tidak sehat Aksya, jika kau ingin memakannya, buatlah di rumah,"ucap Deva memberi nasihat pada Aksya, Deva berdiri mendekati Aksya. "Maaf kak,"lirihnya lagi. "Jangan di ulangi!"kata Deva. "Maaf." "Kau membuat

