Arimbi mengalah, dia sengaja setuju dengan usulan Faron dan bersedia pulang kembali ke kediaman mereka. Bukan lagi tentang perasaan yang terpatri dan nyaris menghilang sebab terkikis oleh situasi, tetapi dia ingin pulang hanya karena ini tahu tentang bagaimana Faron menyelesaikan masalah yang katanya cukup rumit itu. Baginya yang berperan sebagai partner hidup sementara, Arimbi perlu menolong kesulitan yang dialami oleh Faron. Tidak pula berniat membiarkan laki-laki itu tercekik oleh sekelumit masalah yang mengikat meski sadar itu semua bermula dari kesalahan Faron sendiri. Faron yang membuat benang lurus itu mengusut dan saling menggumpal sehingga sulit diurai. Sesampainya di rumah, pria itu langsung bergegas pergi menemui Hanara setelah sempat menurunkan koper milik Arimbi di ruang utam

