Part 48 Ngambek

1194 Kata

"Apa?" Gadis cantik bersanggul rapi itu menggaruk pelipisnya perlahan. "Untuk sementara kita saling menjauh dulu soalnya—" "Aku gak mau!" Sontak gadis itu melotot, menatap lurus lelaki di depannya. Padahal dirinya belum menyelesaikan ucapannya tapi sudah ditolak mentah-mentah. Dengan sabar ia mencoba menarik napas dalam-dalam. "Dengerin dulu, kita gak putus tapi cuma—" "Aku.gak.mau." Kali ini Riska langsung kicep, mendengar setiap penekanan dan ekspresi menyeramkan lelaki di depannya membuat nyalinya ciut seketika. Lelaki itu menatapnya begitu intens, membuatnya jadi melirik kanan kiri gelagapan lumayan panik. "Jangan pernah menyarankan hal seperti itu lagi." Tukas Segara benar-benar terlihat jika sedang menahan emosi. Riska jadi mengulum bibirnya menciut, "aku cuma berpikir itu id

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN