"HA?!" jerit gadis itu dengan tatapan syoknya. Segara terlihat begitu tenang, bahkan tidak menunjukkan ekspresi berdosa. "Malam ini tidur saja di tempatku," bisiknya makin bergelayutan manja di tubuh gadis itu. Riska sendiri tentu saja tidak percaya mendengarnya, ini dirinya disuruh menginap? "S-saya ada janji sama Mas Darel, saya balik sekarang." Namun tidak butuh waktu lama sampai tubuh gadis itu dicekal kuat oleh lelaki di depannya, lelaki jangkung berwajah tampan itu menatapnya sangat dalam dan intens. "Kamu pilih dia atau aku?" tanya dengan kerlipan serius sukses membuat gadis itu melotot syok. "K-kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu." "Pilih saja, jika sekarang kamu pergi maka aku tidak akan mengganggumu untuk selanjutnya." Seketika juga ada gelenyar perasaan aneh yang meray

