“Ada yang mengaku sebagai keluarganya pasien Bu Elena, kami harus bagaimana?” Elena mencengkeram erat ponsel dalam genggamannya, siapa orang yang mengaku-ngaku keluarga Ratu? “siapa namanya?” “Pria ini mengaku bernama Bian. Kakak angkatnya pasien.” pengawal yang Elena kirimkan untuk berjaga di ruang tempat Ratu dirawat memberi penjelasan. “Biarkan dia masuk, tapi kalian pastikan pasien nggak keluar dari kamar itu!” titahnya geram. “Baik Bu Elena, kami laksanakan.” sambungan telepon terputus. Elena masih duduk di sofa dalam kamarnya, sedang mencari cara bagaimana mempengaruhi anaknya agar tidak percaya penuh pada perempuan itu, Ratu, yang mengaku sedang mengandung cucunya. Ah, cucu? Elena tentu tak sudi memiliki keturunan dari perempuan yang dianggapnya tak sebanding dengan anakny

