Khawatir

1159 Kata

“Kenapa lo gelisah banget? curiga nih anak udah punya cewek, dan tingkahnya mulai posesif kalau tuh cewek nggak balas-balas chat.” Yasa berkomentar saat melihat tingkah sahabatnya, yang berulang kali mengecek ponsel. Baru saja Raja meletakkan ponselnya beberapa detik lalu, lelaki itu kembali mengambilnya. Berulang kali seperti itu. Dia berdecak kesal karena merasa diabaikan. Sudah satu jam lamanya Ratu belum membalas bahkan belum membaca chat yang dia kirimkan. Bukan posesif, Raja hanya merasa khawatir. “Iya, bolak balik ngecek hape udah kayak admin online shop aja lo,” sahut Demian, teman mereka yang lain. Raja mengabaikan keduanya karena pikirannya tidak bisa fokus. Apa mungkin, Ratu terlalu asyik bersama Desy hingga lupa mengabarinya? Rasanya Ratu tidak mungkin sekejam itu. Firasat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN