"That first love. And the first one who breaks your heart. For me, they just happen to be the same person." —Sarah Dessen, Along for the Ride . . "Kakak!" Amanda memeluk Alga sangat erat begitu sampai di lobi gedung kursus piano milik Sandra. Alga terkejut, ia merasa senang ketika Amanda berubah menjadi lebih baik sekarang, tapi di saat yang bersamaan ia merasa tidak enak hati. Alga ingin melihat bagaimana ekspresi wajah Amanda sekarang, apakah bahagianya itu dibuat-buat atau tidak. Alga tidak tahu. "Amanda, kamu dateng sama siapa?" Sandra yang mengantar Alga berjalan mendekat dan berdiri di samping dua kakak beradik itu. "Aku dateng sama Kang Asep, Tante ..." jawab Amanda, seraya tersenyum. Sandra manggut-manggut. Sandra tidak tahu bahwa Amanda begitu pandai menyembunyikan isi hat

