Chapter 66

769 Kata

4 bulan kemudian. Aiza berjalan ditaman untuk menghirup udara segar sembari menunggu Arvino yang sedang ketoilet umum. Hubungannya dengan Arvino tetap tidak ada perubahan. Arvino memang baik. Tapi sikapnya yang dingin membuat Aiza berusaha menahan sabar. Semilir aingin begitu sepoi-sepoi. Hari minggu adalah hari libur yang sering digunakan untuk waktu bersantai dan jogging dikawasan Taman Samarendah. Seorang pria datang menghampiri Aiza. Dia adalah Afnan. Paman Aiza yang selama ini begitu dekat dengannya sejak dulu setelah sekian lama tidak bertemu. Afnan tersenyum tipis melihat Aiza yang kini trlihat sangat cantik. Tanpa banyak bicara lagi, Afnan mendekatinya. "Hai Aiza, Asalamualaikum." Aiza menoleh kesamping."Wa'alaikumussalam, Paman Afnan?" Afnan tersenyum kemudian mengusap kepal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN