Aiza meraba tempat tidur disampingnya dan ia merasa tidak ada tubuh Arvino disebelahnya. Aiza membuka matanya lalu merubah posisi dengan membangunkan tubuhnya. "Kemana mas Vin?" Aiza turun dari tempat tidurnya. Ia memilih mencari Arvino keseluruh ruangan rumah. Dan begitu mendapati Arvino tidak ada, hatinya terasa hampa. Tubuh Aiza serasa lemas. Hatinya tak berdaya dan rasanya ia ingin menyerah saja.Padahal ia bisa melihat sendiri bagaimana kedua mata Arvino yang merindukannya, tatapan penuh cinta yang begitu mendambakannya. Ia yakin karena kedua mata Arvino tidak akan bisa berbohong dan ia melihat dengan jelas bahwa semuanya seperti itu. Aiza meraih ponselnya, mengubungi Arvino meskipun ia tau bahwa Arvino tidak mungkin menerima panggilannya karena sudah di blokir. Tapi Aiza akan me

