Chapter 62

992 Kata

Flashback beberapa tahun silam "Kalung yang bagus. Baru beli?" Aiza menoleh kearah Afnan yang tiba-tiba hadir disampingnya. Aiza sedang memegang kalung pemberian ibunya beberapa jam yang lalu. "Dari ibuku." Afnan hanya manggut-manggut dan kembali berucap. "Besok aku berangkat. Tidak ingin menitip sesuatu?" "Tidak." "Ya mungkin oleh-oleh gitu?" Aiza terdiam. Tawaran yang menarik. Tapi ia menggeleng cepat. Ia kembali berpikir ulang. Sepertinya Afnan tidak perlu melakukan hal itu. "Tidak perlu." "Kenapa?" "Kamu pulang dengan selamat aku sudah senang." Afnan tersenyum. Mengusap kepala Aiza yang tertutup hijab dan menatapnya sambil tersenyum. "Yakin tidak?" "Hm." "Besok aku berangkat naik pesawat pukul 08.00 pagi." "Iya Paman Afnan." "Aku akan mengabarimu sebelum memasuki pesaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN