Pagi ini ada kelas dengan pemateri dari jajaran Komisaris dan Direksi, karena itu tim dari SDM agak banyak yang datang dibanding hari kemarin. Panitia dari PR terlihat all out, bahkan beberapa yang hadir terlihat juga all out dengan penampilan mereka seperti ibu Sherin dan seorang rekannya. Hari ini dia terlihat menggunakan stelan blazar dengan rok sehingga membuat dirinya semakin berkelas dan professional.
Arimbi dan rekannya telah duduk di kursi masing-masing menunggu kedatangan tim manajemen, komisaris dan para direktur. Jelang pukul 9.10 terdengar bunyi lift didepan ruangan kelas berdenting menandakan ada yang datang.
Tak lama terdengar langkah kaki beberapa orang berjalan beriringan menuju ke ruang kelas. Dari arah pintu kelas terlihat muncul staf SDM lalu di ikuti oleh staf keuangan dan marketing, tak lama muncul direktur keuangan ibu Ambar berdampingan dengan direktur AIP ibu Diah, dibelakang mereka terlihat Pak Daniel selaku direktur marketing berjalan sambil berbincang dengan seorang laki-laki yang lebih senior, senior dari sisi umur tentunya karena laki-laki tersebut terlihat paling tua dari semua orang yang ada di ruangan kelas tersebut. Laki-laki itu diperkirakan usianya pertengahan 50 jelang 60 tahun, kalau dilihat dari ciri fisiknya ada hal yang berbeda darinya, terlihat sekali bedanya dari postur tubuh yang tinggi dengan wajah western nya terlihat sangat eye catching diantara semua yang ada di ruangan itu. Dia seperti orang bule yang nyasar di acara warga asli, walau ada sedikit siluet oriental di wajahnya tetapi kebuleannya jauh lebih dominan.
Serempak staf lain yang sudah hadir diruangan itu sejak pagi berdiri dari duduk mereka dan berjalan kearah laki- laki bule tersebut dan bergantian menyalaminya.
"Selamat pagi pak Teddy, terimakasih sekali bapak sudah menyediakan waktu untuk memberi pembekalan untuk staff baru kita"
Pak Rahardi selaku direktur SDM dan PR menyambut laki-laki bule yang bernama Teddy tersebut.
"Tahun ini rekruitment kita cukup banyak pak, ada 18 orang, anak muda semua dengan kelebihan masing-masing yang mereka miliki" lanjut pak Rahardi menambahkan.
"Yang tua sudah gak laku sepertinya" ujar pak Teddy sambil berseloroh kepada pak Rahardi. Pak Rahardi tertawa dengan komentar pak Teddy "Yang tua masih laku pak, tetapi rekruitmentnya tentu berbeda, treat yang tua-tua special dong pak, kalau gabung sama yang muda bisa-bisa yang muda gak mau gabung dengan kita pak" jawab bos SDM itu dengan bercanda. Terlihat mereka saling bercanda, terkesan akrab dan friendly walau respect dan santun jelas terlihat dari gestur pak Rahardi kepada pak bule Teddy. Si pak Teddy tertawa sambil mengacungkan jempol ke pak Rahardi.
"Mari silahkan pak Teddy dan bapak ibu semua untuk duduk di kursi yang telah disiapkan" ujar bu Rieke mempersilahkan semua staf direksi dan manajemen untuk menempati kursi yang telah disiapkan.
Pak Teddy duduk di kursi yang menghadap ke arah tempat duduk staff baru yang susunannya U shape, beliau diapit oleh para direktur di sisi kiri dan kanannya.
Setelah semua duduk bu Rieke berdiri untuk membuka acara pagi ini.
"Selamat pagi, Assalammualaikum, salam sejahtera untuk kita semua. Pagi ini kita semua hadir di ruangan ini untuk mengikuti kegiatan orientasi dan pembekalan staff baru Will Agro Global Industries. Terimakasih juga saya sampaikan kepada bapak Teddy Willems selaku Komisaris Utama Will Agro Global Industries yang telah berkenan hadir untuk sesi hari ini. Sedikit saya infokan, terutama untuk pak Teddy. Staff baru kita yang ikut orientasi adalah 18 orang, penempatan mereka merata di semua divisi. Kegiatan orientasi sendiri sudah berjalan sekitar 3 minggu, selain itu mereka juga sudah berproses mengikuti induksi di divisi mereka masing-masing. Minggu ini adalah minggu terakhir dari rangkaian kegiatan orientasi mereka pak Teddy" penjelasan dari bu Rieke.
Pak Teddy tampak mengangguk-angguk mendengar penjelasan bu Rieke.
"Adek-adek staff new comer, kalian beruntung karena Pak Komisaris Utama langsung berkenan untuk memberikan pembekalan, beliau orang yang sangat sibuk, sehingga di awal kami menyusun agenda kegiatan orientasi ini kami gak yakin apakah bisa menghadirkan beliau disini, dan ternyata beliau bisa hadir ditengah-tengah kita saat ini, oleh karena itu manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menimba ilmu dari beliau, sekali lagi terimakasih pak Teddy" sambung ibu Rieke.
"Baiklah, sebelum kita masuk ke acara pertama, saya akan sampaikan susunan acara kita sampai pukul 14 nanti. Setelah pembukaan ini akan ada brief informasi tentang staff baru kita, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari CEO yaitu pak Ken dan presentasi pembekalan tentang history, visi, misi serta regulasi perusahaan oleh pak Teddy, kemudian dilanjutkan dengan Q n A dan setelah makan siang, kita akan berproses lagi sampai pukul 14.00. Baiklah...mari kita lihat dan berkenalan kembali dengan 18 orang staff baru kita, adek-adek sudah hafal urutan namanya ya..." penjelasan dari bu Rieke.
Di screen sudah tampil slide pembuka dengan berupa gabungan potongan kecil foto para staf, kemudian muncul slide berikutnya dengan foto dan brief CV atas nama urutan abjad A yaitu Ardianto dari divisi Legal, kemudian Ardianto berdiri dari kursinya dan menyapa semua audiens wabil khusus dewan direksi dan komisaris utama lalu memperkenalkan dirinya. Masing-masing mendapatkan kesempatan selama lebih kurang 1-2 menit saja. Satu persatu rekan-rekan Arimbi sudah memperkenalkan diri, ada yang lancar tidak ada pertanyaan macam-macam, ada pula yang harus keluar sedikit "effort" menjawab pertanyaan para bos yang surprisingly gak ngira-ngira kocak, absurd atau malah serius sekali. Hal ini membuat sesi perkenalan lebih relax, asik dan tidak bikin jenuh.
Akhirnya tibalah giliran Arimbi untuk memperkenalkan diri. Setelah brief CV dan dirinya selesai memperkenalkan diri, ketika hendak kembali duduk, tiba-tiba pak Teddy bertanya "Pernah ikut ambil kelas untuk sommelier?". Arimbi kaget dengan isi pertanyaan pak Teddy ini, karena tidak banyak orang awam yang paham tentang seni mengolah minuman Teh dan dunianya. Ini benar-benar bagus sekali kalau ada yang tertarik mengenai dunia seni Teh. "Iya pak pernah, Tea Master" jawab Arimbi.
"Certified?" kembali pak Teddy bertanya.
"Certified pak" Arimbi kembali menjawab.
"Sudah berapa lama?" kembali pak Teddy melanjutkan bertanya.
"Sudah 1.5 tahun pak" jawab Arimbi.
"Majoring postgraduate kamu apa?" sepertinya pak Teddy ini semakin ingin tahu dengan bertanya lebih jauh tentang pendidikan Arimbi.
"Agrosystem Science pak" jawab Arimbi.
"Pas lah ya ada di divisi Agroteknolgi, tapi sepertinya saya ada pemikiran lain...nanti kita bahas ya" ujar pak Teddy.
"Boleh pak Teddy...asal jangan di take out dari divisi saya ya..." celutuk bu Diah selaku bos divisi AIP sambil melihat ke pak Teddy. Pak Teddy yang di sanggah oleh bu Diah tertawa keras sambil membungkuk hormat dengan mengangkat kedua tangan di d**a.
"Waduh...lupa saya...ada emaknya disini..." canda pak Teddy ke bu Diah. "Tenang bu direktur...kalau yang itu saya jamin aman..." ujar pak Teddy. "Saya gak mau nanti di boycott sama ibu Dir AIP kalau anak buahnya saya utak atik" pak Teddy berkata sambil tertawa. Bu Diah yang masih melihat kearah pak Teddy tersenyum lebar, merasa senang kekhawatirannya yang di sampaikan dengan candaan tadi ditanggapi oleh bos utama perusahaan ini. Walau pun sebagai owner utama, pak Teddy tidak otoriter dengan kekuasaannya sehinga retensi karyawan perusahaan ini cukup bagus mulai dari level CEO sampai level petani.
"Nanti kita bahas ide saya tadi ya" ujar pak Teddy sambil melihat ke arah Arimbi lalu mengangguk ke arah bu Diah.
"Baik pak...siap" jawab Arimbi.
Setelah Arimbi yang menjadi penutup sesi brief introduction tadi, acara lalu masuk ke sesi selanjutnya yaitu sambutan dari CEO.
Bu Rieke yang sudah berdiri di depan standing mic lalu melihat kearah screen dan berkata...
"Berikut mari kita dengarkan sambutan dari bapak CEO kita pak Kendratama, karena saat ini pak Ken sedang ada kunjungan kerja di Thailand, maka beliau akan bergabung via zoom". Tidak lama tampilan screen terlihat berubah, muncul tampilan tangkapan layar seperti terlihat jendela mobil, lalu berubah hitam...kemudian muncul lagi tangkapan seseorang dengan kemeja lengkap dengan dasinya tetapi kepalanya tidak terlihat. Kemudian terdengar suara "Maaf...ini saya sedang di perjalanan ke area perkebunan, sepertinya signalnya tidak begitu bagus di area ini, apakah suara saya terdengar?" tanya orang yang disebut bu Rieke sebagai pak Ken itu. "Jelas pak, kami bisa mendegar dengan jelas suara pak Ken disini" sahut bu Rieke. Kemudian di screen muncul tampilan wajah seorang pria, tetapi dalam sepersekian detik tampilan layar berubah gelap kembali, koneksi terputus. "Sepertinya saya tidak bisa pake camera gak kuat signalnya, jadi mohon maaf ya..." kembali terdengar suara pak Ken."Iya pak, sepertinya lebih baik begitu" sambung bu Rieke.
"Baiklah, hadirin semua...dikarenakan situasi pak Ken saat ini tidak memungkinkan kita untuk bisa melihat beliau menyampaikan sambutannya...yang penting kita bisa mendengar dan mendapatkan arahan dari beliau terutama untuk semua staff yang baru bergabung" ucap bu Rieke
"Pak Ken...?" tanya bu Rieke sambil kembali menghadap ke screen "Kepada bapak dipersilahkan menyampaikan sambutannya" bu Rieke menyambung pertanyaannya ke Pak Ken.
"Baik...terimakasih bu Rieke" jawab pak Ken, dan mulailah pak Ken menyampaikan sambutannya dengan di dahului dengan permintaan maaf karena tidak bisa hadir in-person di acara orientasi staff baru, ketidak hadirannya bukan semata karena kesibukan biasa tetapi karena adanya penawaran komitmen terhadap rencana expansi dan investasi bisnis ditingkat global yang sangat penting bagi Will Agro Global Industries.
Setelah sambutan dari CEO dilanjutkan dengan paparan materi oleh Komisaris Utama pak Teddy yang berlangsung sangat menarik karena pak Teddy menyampaikannya dengan gamblang seperti bercerita serta interaktif sehingga waktu 2 jam yang di alokasikan tidak terasa telah terlewati beberapa menit hingga akhirnya harus di cut dulu oleh bu Rieke untuk kemudian dilanjutkan kembali setelah istirahat makan siang.
Untuk makan siang kali ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya karena hari ini makan siang disiapkan oleh panitia di ruang kelas sebelah. Karena hari ini adalah hari penutupan kegiatan orientasi staff baru serta di hadiri oleh para petinggi perusahaan maka makan siang bersama adalah salah satu tradisi di acara penutupan masa orientasi yang hampir 2 dekade dilakukan di Will Agro Global Industries.
******