CH 69 : Hari H

1588 Kata

“Cindy, ayo buburnya sudah matang, kita sarapan dulu sebelum mengunjungi makam kedua orang tuamu,” seru Sam. Cindy yang masih berada di dalam kamar tidur pun membalas panggilan Sam, ia menjawab, “Iya, tunggu sebentar. Aku sedang berusaha memakai kalung ini untuk kutunjukkan kepada kedua orang tuaku.” Sam yang mendengar hal tersebut lantas menghentikan kegiatannya dan tersenyum, lalu pria itu menghampiri sang calon istri dengan berjalan masuk ke dalam kamar tidur. Dilihatnya Cindy sedang duduk di tepi tempat tidur seraya mencoba membuka pengait kecil di ujung kalung emas putih dengan bandul bentuk hati yang atasnya dihiasi taburan permata. “Apa kau kesulitan membuka pengaitnya?” tanya Sam. “Iya, dari tadi susah sekali kubuka. Aku ingin memakainya,” jawab Cindy. Lantas, Sam menawark

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN