CH 75 : Balasan Karma

1656 Kata

Satu jam lebih berjuang melahirkan, akhirnya anak mereka pun lahir, tapi terjadi keanehan. Bayi yang seharusnya menangis, dia tidak mengeluarkan suara tangisan sama sekali. Matanya terpejam dan bayi kecil itu tampak seperti sedang tertidur. Anita yang masih dalam perawatan pasca melahirkan pun hanya bisa menatap penuh tanda tanya ke arah Justin. Pria itu tampak bertanya-tanya, apa yang terjadi? Apa yang sedang dilakukan oleh para dokter dan perawat tersebut kepada bayinya? Mengapa bayinya tidak mengeluarkan suara tangisan sedikitpun? Dia berjalan perlahan mendekati kerumunan para dokter dan perawat. Dari celah yang terbuka itu dia melihat ternyata mereka sedang menyelamatkan bayinya dengan memompa dadanya dan menempelkan alat-alat yang tidak dia ketahui ke atas tubuh mungil bayinya. Air

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN