Keduanya pun masuk ke dalam, sementara kedua orang tua Rosie menunggu di luar. Sam dan Cindy duduk di hadapan wanita itu seraya menyapa, “Pagi, Rosie.” Rosie tetap diam dan tidak bergeming, namun ketika melihat perut Cindy yang besar, pandangan matanya menajam dan dia terus menatap ke arah perut gadis itu. Cindy merasa ada yang salah dengan semua ini, dia berusaha berpikir positif tetapi dia menjadi takut ketika melihat pandangan mata wanita itu. Perlahan, dia beranjak dari kursinya dan berjalan mendekati gadis itu. “Sam, Sam, aku rasa ada yang salah,” ucap Cindy. Sam duduk mendekat pada Cindy, namun terlambat, Rosie sudah lebih dulu menyerangnya. Wanita itu berlari ke arahnya dan menyerangnya. Dia berusaha membuka pakaian Cindy dan seakan hendak mengeluarkan janin dalam perut gadis

