Rangga memasuki kamarnya, merebahkan tubuh di ranjang empuk miliknya lalu menyimpan kedua tangan ke belakang kepala. Matanya menatap lurus ke langit-langit. Ia mengingat semua perkataan Pak Adi di sekolah siang tadi. Lalu ia teringat buku diary milik Dhira yang diberikan oleh Karen saat pemakaman ayahnya. Ia pun bangun dan segera mencari buku itu. Setelah mengobrak-abrik kamarnya, ia pun menemukannya. Rangga menatap buku itu lama, kemudian mulai membuka dan membaca tulisan Dhira di setiap lembarnya. Bekasi, 21 Agusus Hari ini aku pindah sekolah lagi, entah sudah berapa kali aku pindah karena pekerjaan Abi, aku harap aku bisa bersekolah lebih lama di sini. Aku lelah. Ini adalah hari pertama aku bersekolah di sini. Aku tidak menyangka di sini agamaku hampir dilupakan. Bukan hanya itu, b

