"Mas Dipa!" pekik Arni kala melihat kaki Dipa tertimpa pot bunga kecil yang berada di kasir. Pot bunga yang pas jatuh di kakinya yang sakit. "Kamu gak liat ada orang di sini!" Seru Arni pada anak muda yang menyebabkan kejadian itu terjadi. "Maaf, Kak. Maaf, Kak. Gak sengaja. Maaf." Setelah meminta maaf orang itu pergi begitu saja. "Mas, kakinya sakit ya?" Arni reflek berlutut membersihkan kaki Dipa dari pasir. "Sedikit, Ar." Dipa tampak menahan sakit. "Kita pulang sekarang, Mas." Arni melingkarkan tangannya di pinggang Dipa. Berjalan menuju mobil. "Jangan bilang Uti ya kejadian tadi," pinta Dipa. Arni menatap Dipa. "Nanti Uti tambah khawatir. Aku jadi gak bebas mau keluar lagi," ucap Dipa lagi. "Maaf ya, Mas. Kalau aja kita gak ke tempat tadi, kejadian ini pasti gak terjadi." Arn

