Kembali Ke Jakarta

1195 Kata

Diantar pulang oleh Wira dan supir kantor, Arni mendapati rumah Dipa tampak sepi. Mobilnya tak terparkir, hanya lampu depan dan tengah yang terlihat menyala. "Makasih ya, Mas," ucap Arni. "Sama-sama Arni. Ke bandara besok aku jemput ya. Nanti aku kabarin," ucap Wira dengan mata yang melihat ke arah rumah Dipa. "Iya, Mas." Arni membawa keluar seluruh barang bawaannya. "Kamu yakin ini rumahnya? Kelihatan sepi kaya gitu," ucap Wira sedikit ragu. "Yakin lah, Mas. Orangnya sudah pada tidur mungkin," ucap Arni. Ia sebenarnya juga gak tau Dipa ada di rumah atau enggak. Sejak siang Dipa tak ada kabar. "Ya sudah. Aku balik ya, dah." Wira melambaikan tangan dan berlalu dari tempat itu. Sedikit tergesa, Arni berjalan. Pintu rumah yang tak terkunci, membuat Arni bisa langsung masuk ke rumah. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN