34

1030 Kata

Adam dan Laras berjalan melewati lorong sepi rumah sakit, biarpun sudah pagi tetapi lorong rumah sakit yang terdiri beberapa kamar pasien, tetaplah sepi. Seperti tidak berpenghuni. Mereka berjalan dengan tergesa-gesa. Laras menggenggam lengan Adam, takut terjadi apa-apa. "Mobilnya dimana?" Tanya Adam tepat mereka berada di parkiran rumah sakit. Lihatlah, bahkan mobil pun nampak sedikit yang terlihat. "Gak sama seperti pas aku datang kesini buat melihat keadaan Gerry." Ucap Adam dalam hati. Mereka masuk ke dalam mobil. Laras yang mengendarai mobilnya, karena dia tidak mau mati muda karena Adam yang sedang sakit mengendarai mobil milik keluarganya. Sebelumnya,ketika keluar dari kamar Gerry pun, keluarganya sudah datang untuk melihat keadaan Gerry lalu dia dan Adam pamit untuk pergi. Seki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN