Kesempatan Terakhir.

588 Kata

Kesempatan Terakhir. Saat Aisyah tengah sibuk menata beberapa pakaian sampai kosmetik di etalase, tiba-tiba terdengar suara salam dari arah depan. "Hamdan?" Aisyah sangat hafal suaranya. Bergegas ia keluar, pria itu sudah berdiri di ambang pintu. Ia tersenyum manis ke arah kekasihnya. "Dan, ada apa? Tanganmu, 'kan masih sakit, kamu nggak perlu ngantar aku kerja hari ini." "Ibu ada?" tanyanya balik. "Mau apa, Dan?" "Siapa, Aisyah?" Suara Aminah terdengar dari belakang. "Saya Hamdan, Bu." Derap langkah terdengar mendekat. Diikuti suara Aminah menyapa pria itu dan menanyakan kabarnya. Kemudian, menyuruh Hamdan masuk. Hamdan memasuki rumah dengan perasaan hati yang ketar ketir, dia ingin memastikan untuk mengajak Aisyah menikah sekali lagi. "Hamdan ke sini ingin meminta restu Ibu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN