Pengkhianatan. "Dan aku sudah keluar." "Iya, aku di belakangmu." Aisyah yang memang sudah berdiri di tempat berpisah tadi, langsung berbalik dan melihat Hamdan sudah berada di sana, pria itu sengaja datang lebih awal, sembari memikirkan hal yang ingin ia sampaikan padanya. Aisyah segera mematikan sambungannya. lantas mendekatinya dan langsung membuka pintu mobilnya. "Sudah siap, Sayang?" Aisyah mengangguk seraya mengulum senyuman. Hamdan mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. "Aku sudah meminta izin Ibu tadi, kalau akan pulang terlambat," kata Hamdan sasaat setelah berjalan. Lima belas menit berlalu, akhirnya mereka sampai pada tujuan. Restoran milik Hamdan dan Erwin memang terlihat bagus pada saat malam hari, di disain layaknya tongkrongan anak muda dan memiliki spot fo

