Bangkit Dari Keterpurukan. Bangkit dari keterpurukan. Aisyah mencoba sekali lagi, usaha itu mulai berjalan. Bahkan pesanan mulai mengalir deras, gadis itu mencoba memepebaiki keadaan, tetapi bukan membangun usaha namanya, jika berjalan mulus seperti jalan tol, masalah baru pun datang. "Mbak Aisyah, itu Luna masih jadi rekan, Mbak?" tanya Ria, pelanggan Aisyah. Spontan Aisyah menautkan kedua alisnya heran, karena penasaran Aisyah pun berbohong "Masih, Mbak ... kenapa, ya?" "Ini, Luna kemarin w******p saya, nawarin barang dan semua barangnya sama persis kayak gini." Ria menyodorkan pakaian yang ia pegang ke arah Aisyah. "Tapi harganya di bawah ini, Mbak," sambungnya kemudian. Aisyah mengembangkan senyumnya, lalu berkata. "Mungkin dia lupa sama harganya, Mbak." "Oh gitu." Sembari tet

