Entah bagaimana cara Reymond masuk ke dalam rumahku, padahal aku sudah mengatakan langsung pada satpam yang menelepon bahwa aku tidak bersedia menemuinya. Aku hanya berdua dengan Aby di dalam rumah tersebut, dan anak itu sudah tidur pulas. Tidak ada siapa-siapa yang dapat kumintai tolong jika pria itu bermaksud macam-macam padaku. Aku tahu Reymond bukan orang asing. Ia adalah orang kepercayaan Hadi Sanjaya, tapi justru karena itu aku harus waspada. Aku tidak pernah tahu apa yang diperintahkan Hadi Sanjaya padanya. Jika Hadi Sanjaya tega memerintahkannya untuk menjamah putri kandungnya, tidak menutup kemungkinan pria tua itu dapat meminta Reymond untuk menghabisiku. Hadi Sanjaya adalah pria yang kejam, dan ia sudah tidak menganggapku lagi sebagai putrinya. Selagi aku masih dianggap seb

