Erina memeluk Ryan yang sibuk membersihkan meja restoran saat restorannya sudah tutup, menikmati kehangatan dan rasa otot pria yang menjadi suaminya selama lebih dari satu tahun. Walau ia tahu kalau suaminya masih mencintai wanita lain dari masa lalunya, ia tidak berani mengeluh. Kasih sayang dan perhatian Ryan adalah sesuatu yang berharga dan ingin ia pertahankan sampai kapan pun. "Honey, aku sedang bersih-bersih. Bajuku nanti kotor kalau kena," ucap Ryan. "Aku tidak keberatan," jawab Erina. "Kamu yakin?" tanya Ryan yang satu sudut bibirnya terangkat. "Yakin," jawab Erina mantap. Ryan pun tidak ragu lagi, dia mengambil saus tomat yang ada di meja dan menaruhnya di pipi Erina. Membuat istrinya menjerit ngeri. "Kyaa Ryan hentikan. " Kini giliran Ryan yang mengejar istri seksinya. Dia

