38 |TAK BERHARGA

1190 Kata

Aku keluar gedung fakultas dengan wajah lesu dan tiba-tiba saja terdengar suara seseorang memanggilku. “Jeha!” Kepalaku yang sejak tadi menunduk menatap lantai, otomatis terangkat dan langsung tersenyum ketika melihat Mas Ser dalam balutan seragam satpamnya. Aku hampir lupa kalau hari ini hari pertama Mas Ser bekerja di UI. “Mas Ser!” Aku berlari kemudian memeluknya, menimbulkan decak iri dari beberapa mahasiswa yang tidak sengaja lewat dan melihat kami. “Kamu kenapa? Kok wajah kamu murung gitu.” Bibirku mengerucut kemudian mengadukan hal yang sebelumnya terjadi padaku di kelas. “Aku kena marah Pak Glen gara-gara ngelamun. Terus Pak Glen ngebandingin aku sama Rossa, aku jadi kepancing emosi dan malah nyerang dosen aku sendiri.” Mas Ser mengelus puncak kepalaku sembari berkata, “Ya amp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN