“Yang ini bisa ada bunyinya. Mama, tekan yang ini. Di sini ada suaranya.” Airin tidak bisa menahan senyumannya saat melihat Riu yang saat ini duduk di pangkuan Kaia di atas tempat tidur terlihat bersemangat memamerkan mobil-mobilan barunya yang tempo hari dibelikan oleh Mama Airin. “Dia sangat suka mobil-mobilannya.” Kaia berkata pada Airin setelah wanita itu duduk di kursi yang ada di sebelah tempat tidurnya. Dan wajahnya jadi tampak menyesal saat ia melanjutkan, “Maaf karena sekarang kau juga harus membohongi mamamu karena Riu.” “Mamaku sangat suka anak-anak, jadi dia menikmati semua waktunya bersama Riu,” sahut Airin sambil tersenyum. Namun senyuman di wajah Airin perlahan memudar digantikan oleh ekspresi yang tampak sendu saat ia mengamati penampilan Kaia. Meski telah menutupi kep

