“Apa yang sedang kau lakukan? Hentikan itu! Cepat hentikan itu, Arthur!” Airin yang sejak tadi terus diabaikan oleh Arthur menjadi kesal dan mengerahkan tenaganya untuk menepis tangan pria itu dengan keras hingga membuat baju-baju yang ada di tangannya terlepas sebelum ia sempat memasukkannya ke dalam koper dan membuatnya berceceran di lantai. “Mengapa kau bersikap seperti ini sekarang? Kita harusnya mencari jalan keluar, kan? Tapi kenapa justru menambah masalah seperti ini?” ratap Airin yang membuat Arthur memejamkan kedua matanya, merasa dadanya jadi semakin sesak saat melihat betapa sedihnya tatapan yang tersirat dari kedua mata istrinya itu. “Jalan keluar yang mereka tawarkan adalah mengasingkan Riu ke luar negeri dan tidak mengakuinya sebagai bagian dari keluarga ini. Itu keputusan

