BAB 20

1293 Kata

“Siwi?!!” sosok perempuan berwajah kisut dan sangat kurus perlahan memasuki kamar sembari membawa nampan berisi air putih dan sepiring nasi dengan lauk tempe. Tapi yang lebih mengejutkan lagi, ternyata Siwi menggendong bayi yang masih merah di lengan kanannya. Bayi itu tertidur pulas di dekapan gadis yang bobotnya mungkin tidak sampai 40 kg. Namun, hati Mayra semakin mencelos saat menyadari bayi itu terlihat kurang gizi. Tubuh si kecil itu sangat kurus hingga tulang kakinya yang mungil nampak menonjol. Dengan langkah lesu, Siwi meletakkan nampan tersebut di atas meja. “Makan malam dulu, Mbak..” Mayra sedikit terperangah saat mengetahui hari sudah malam. Tidak ada jendela dan ventilasi yang memadai di kamar itu. Wajar jika seseorang di dalamnya tidak mengetahui keadaan luar. Sesaat Siwi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN