Pagi yang indah, seindah senyuman Nathan yang sudah menunggu Aneth didepan pagar rumah gadis itu. Gerbang terbuka, membuat Nathan berdecak mengetahui yang membukakan pintu adalah Malik. "Jemput gue ya?" tanya Malik menaik turunkan alisnya membuat Nathan bergidik. "Aneth mana?" tanya Nathan memperhatikan pintu rumah. "Udah berangkat," jawab Malik lalu kembali masuk guna mengambil motornya. "Lah!? Ditinggalin dong gue!" Nathan langsung pergi hingga membuat Malik geleng-geleng kepala dengan tingkah pemuda itu. Nathan tiba disekolah dengan membawa papper bag berisi bekal yang dibuatkan Olivia untuk Aneth. Tentu saja penampilan baru Nathan membuat para gadis terpesona, bahkan ada yang terang-terangan menyukai senyuman Nathan. "Kenapa lo?" tanya Daniel mensejajarkan langkahnya dengan Natha

